SuaraKepahiang.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu mengadakan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Kepahiang pada Selasa (2/12/2025). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Command Centre Kantor Bupati Kepahiang itu dihadiri tiga anggota DPRD dari Dapil V Kepahiang, yakni Edwar Samsi, S.Ip., M.M., H. Zainal, S.Sos., M.Si., dan Ir. H. Darmawansyah, S.T. Kehadiran rombongan Banggar disambut langsung oleh Bupati Kepahiang H. Zurdinata, S.Ip., didampingi Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh, M.Si., Sekda Dr. Hartono, M.H., serta para kepala OPD.

Audiensi berlangsung dengan suasana dialogis dan penuh keakraban. Bupati Zurdinata memimpin langsung jalannya pembahasan yang menyoroti berbagai isu pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa koordinasi antara Pemkab Kepahiang dan Pemerintah Provinsi Bengkulu harus terus diperkuat, terutama dalam hal sinkronisasi program, efisiensi anggaran, dan pemenuhan aspirasi masyarakat. Sikap tegas namun komunikatif yang ditunjukkan Bupati dalam forum tersebut dinilai membuat pembahasan berlangsung lebih terarah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah mengalokasikan sekitar Rp60 miliar untuk Kabupaten Kepahiang pada Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, dukungan anggaran tersebut mencakup sektor infrastruktur, pertanian, perkebunan hingga layanan kesehatan. Ia menyebut alokasi itu sebagai bukti nyata komitmen provinsi sekaligus hasil dari komunikasi yang terus dibangun Pemkab Kepahiang demi kepentingan masyarakat.

Gaya kepemimpinan Bupati Zurdinata kembali menjadi sorotan positif dalam audiensi tersebut. Cara beliau mengurai persoalan, memberikan catatan kritis, dan memperjuangkan kebutuhan daerah disebut semakin memperkuat citra dirinya sebagai pemimpin yang memahami kondisi lapangan dan mampu menindaklanjuti aspirasi warga secara konkret. Para anggota Banggar pun menyambut baik masukan-masukan yang disampaikan Bupati.

Dalam paparannya, Anggota Banggar DPRD Bengkulu Edwar Samsi menjelaskan beberapa program prioritas yang akan digulirkan provinsi untuk Kepahiang pada 2026. Di antaranya pembangunan jalan batas Kepahiang–batas Sumsel senilai Rp12 miliar, perbaikan pelapis tebing di ruas jalan provinsi Pasar Kepahiang–batas Sumsel sebesar Rp15 miliar, serta pembangunan Jembatan Desa Bogor Baru senilai Rp25 miliar. Selain proyek fisik, anggaran provinsi juga diarahkan untuk mendukung program TMMD di Kecamatan Ujan Mas, peningkatan sektor perkebunan dan pertanian, serta layanan kesehatan melalui PBI BPJS Kesehatan.

Berbagai alokasi anggaran tersebut mempertegas bahwa Kabupaten Kepahiang kembali mendapat tempat penting dalam agenda pembangunan provinsi. Banyak pihak menilai hal ini tidak terlepas dari peran aktif Bupati Zurdinata yang terus menjaga komunikasi dan memastikan setiap program strategis dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat Kepahiang.

Audiensi ini ditutup dengan optimisme bahwa sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi akan semakin kuat pada tahun mendatang. Dengan kepemimpinan daerah yang dinilai visioner dan kolaboratif, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berharap seluruh program pembangunan 2026 dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *